TANJUNG SELOR – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bergerak cepat menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang andal untuk mendukung transisi energi bersih. Melalui Pelatihan Teknis Instalasi Rooftop Photovoltaic (PV), Dinas ESDM membekali teknisi, konsultan, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan keahlian memasang panel surya atap berstandar profesional.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Kaltara bersama PT PLN dalam menyukseskan program unggulan “Kaltara Terang di Perbatasan Negeri”.
Kepala Dinas ESDM Kaltara, Ir. Yosua Batara Payangan, S.T., M.Si., menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi kunci agar implementasi sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di masyarakat berjalan efisien dan memenuhi standar keamanan, baik nasional maupun internasional.
“Kami merancang pelatihan ini untuk memberikan pemahaman komprehensif. Peserta mempelajari pengenalan komponen utama, desain sistem on-grid maupun off-grid, hingga analisis mendalam terkait keamanan instalasi,” ujar Yosua di Tanjung Selor.
Selama pelatihan, para peserta menjalani kurikulum teknis yang ketat. Materi pembelajaran mencakup seluruh tahapan krusial, mulai dari perencanaan pembangunan, pemilihan lokasi yang tepat, hingga perhitungan kebutuhan daya yang akurat.
Selain itu, peserta mempraktikkan langsung teknik pemasangan modul surya, penataan sistem proteksi listrik, hingga prosedur pengujian akhir (testing and commissioning).
“Kami mewajibkan peserta menguasai sesi pengujian sistem. Hal ini penting untuk memastikan setiap unit PLTS yang terpasang di rumah warga nantinya beroperasi optimal dan aman bagi penghuninya,” tambah Yosua.
Guna menjamin relevansi materi dengan kondisi lapangan, Dinas ESDM menghadirkan pemateri ahli dari PT PLN, yakni Gozali (UP2 PLN Kaltara) dan Heri (UP3 PLN Kaltara). Keduanya membagikan pengalaman praktis mengenai integrasi sistem PLTS ke jaringan listrik eksisting agar sinkron dan stabil.
Melalui penguatan kompetensi ini, Pemprov Kaltara optimistis pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) di sektor rumah tangga akan semakin masif. Penggunaan panel surya atap tidak hanya membantu masyarakat menghemat biaya listrik, tetapi juga menjadi solusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan di Bumi Benuanta.








